Pelatihan Membangun Kepemimpinan Diri Remaja

 

Orangtua perlu menyiapkan diri menghadapi masa pubertas anak. Sebab usia pubertas adalah masa yang penuh dengan gejolak.

Saat memasuki usia pubertas, anak akan menghadapi perubahan hormonal yang besar. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan fisik maupun psikologisnya, sehingga membutuhkan pendampingan dan bimbingan tepat dari orangtua.

Suasana hati mereka mudah berubah mirip gelombang pasang surut di laut. Pergaulan remaja juga mulai berkembang dan lebih suka menghabiskan waktu bersama teman ketimbang orangtua.

Masa remaja adalah GERBANG MENUJU KEDEWASAAN.

Terkait hal ini, muncul 3 pertanyaan besar;

  1. Bagaimana sikap orangtua menghadapi perubahan fisik dan psikologis anak?
  2. Bagaimana cara orangtua menjelaskan pada anak terkait perubahan tersebut?
  3. Upaya apa yang bisa orangtua lakukan agar anak melewati pubertas dengan sehat?

Berbeda dengan manusia dewasa yang telah melewati berbagai pengalaman hidup dan memiliki kapasitas untuk menjaga diri.

 

Masa Pubertas adalah Pengalaman Pertama Anak Menjajal Kedewasaannya

Saat orangtua tak dekat dengan anak;

  • Bagaimana jika mereka bertemu dengan lingkungan yang tidak tepat?
  • Bagaimana jika mereka lebih percaya pada teman ketimbang orangtua?
  • Bagaimana jika emosi labil mengunci telinga mereka dari saran orangtua?
  • Bagaimana jika mereka sulit mengontrol rasa sukanya pada lawan jenis, hingga tak mampu menjaga pandangan dan kemaluan?

Allah SWT. berfirman,

 

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [Q.S. At Tahrim: 6]

 

Peran orangtua sangat krusial di masa pubertas, yakni SEBAGAI PENUNTUN DAN PENGAWAS ANAK DALAM MENJALANI MASA AWAL DEWASANYA.

Agar terbentuk anak yang sehat secara mental, percaya diri, berani mengambil resiko membangun masa depan dan bertanggung jawab atas hidupnya sendiri.

 

Apa yang Dipelajari di Pelatihan ini?

Pelatihan Membangun Kepemimpinan Diri Remaja mengajak orangtua memahami hal yang paling dibutuhkan remaja dalam mengatasi masalahnya. Jangan menuntut anak berprestasi di sekolah dan menahan keinginan mereka bergaul lebih luas.

Ijikan remaja Anda menjajal kemampuannya agar tak kaget saat menjalani hidup sebagai manusia dewasa.

Anda juga akan belajar mengenai cara kerja pikiran seorang anak, bagaimana sebuah tindakan atau pola perilaku anak terbentuk, bagaimana membangun komunikasi positif agar remaja mau terbuka pada orangtua serta beragam skill untuk menuntun anak bertanggung jawab atas hidupnya sendiri.

Berikut rincian materi yang akan Anda dapatkan;

  1. Mengenal kecenderungan anak usia 13-18 tahun
  2. Mempelajari teori pikiran dan mekanismenya
  3. Mempelajari bagaimana informasi masuk dan menetap dalam pikiran
  4. Membedakan fungsi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar manusia
  5. Mempengaruhi anak dengan mudah melalui pikiran bawah sadarnya
  6. Mengubah perilaku buruk anak menjadi baik sesuai harapan orangtua
  7. Membentuk kepercayaan diri anak
  8. Mengetahui apa yang paling dibutuhkan anak usia 13-18 tahun
  9. Memahami bagaimana pola perilaku anak terbentuk
  10. Mengenal tanda-tanda pubertas pada fisik dan psikologis anak
  11. Menjelaskan pada anak tentang perubahan yang dialaminya
  12. Mengajarkan kontrol emosi pada anak dalam mengatasi perubahan dalam dirinya
  13. Cara membuat aturan yang bisa ditaati oleh remaja
  14. Mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab hidup
  15. Menstimulasi remaja agar berani mengatasi masalahnya dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki
  16. Memberikan apresiasi yang efektif untuk mengembangkan karakter positif
  17. Memberikan kritikan yang efektif untuk memperbaiki kesalahan remaja
  18. Memberikan pemahaman mengenai filsafat hidup; norma agama, budaya, nilai dan prinsip hidup
  19. Kunci berkomunikasi dengan remaja agar mau terbuka pada orangtua
  20. Mengajarkan negosiasi, diskusi dan kerjasama yang penting bagi pergaulan masa depannya
  21. Membangun kedekatan fisik dan emosi
  22. Dan, kemampuan lain yang berguna dalam proses pengasuhan anak.

Selain materi di atas Anda pun akan mendapatkan Fasilitas Pelatihan;

  • Modul Pelatihan yang berisi rangkuman materi
  • Pelatihan Kit
  • Makan siang dan coffee break selama pelatihan berlangsung

 

Teori, Diskusi dan Praktik

Ini bukan pelatihan yang penuh dengan teori memusingkan dan tak mudah dipraktikkan.

Kami membagi materi ke dalam 20% TEORI, 30% DISKUSI, 50% PRAKTIK. Semua disampaikan menarik dan mudah dipraktikkan setelah pulang ke rumah.

Dalam satu sesi Pelatihan Membangun Kepemimpinan Diri Remaja yang berlangsung selama 2 HARI (16 JAM), kami hanya menerima 40 peserta. Tidak lebih!

Kami ingin mengenal karakteristik Anda lebih jauh, berkomunikasi dengan peserta lebih intens dan dekat, membahas materi tertentu lebih detil sesuai tujuan Anda mengikuti pelatihan serta membantu menyelesaikan problem Anda dengan pasangan atau anak secara lebih spesifik.

Dengan jumlah peserta terbatas, kami lebih mudah memastikan bahwa Anda telah mengantongi pengetahuan dan pemahaman materi yang dalam.

 

Siapa yang Bisa Mengikuti Pelatihan ini?

Pelatihan Membangun Kepemimpinan Diri Remaja fokus membahas semua yang dibutuhkan orangtua guna mengasuh dan mendidik anak usia 13-18 tahun. Jadi, pelatihan ini cocok diikuti;

  1. Orangtua yang memiliki anak usia 13-18 tahun
  2. Orangtua yang sedang mempersiapkan anak memasuki usia 13 tahun

ANDA YANG BERPROFESI SEBAGAI GURU, TUTOR ATAU PENGAJAR bisa mengikuti pelatihan ini.

Guna mengetahui karakteristik dan cara tepat memperlakukan anak didik usia 13-18 tahun. Sebab tugas pengajar bukan hanya membantu anak didik menyalin ceramah ke dalam catatan, tapi juga menunjukkan kemampuan mereka mengatasi masalah kehidupan.

 

Berapa Biaya yang Berani Anda Keluarkan Demi Masa Depan Anak?

Orangtua pasti memberikan yang terbaik bagi anak. Makanan harus cari yang higienis. Pakaian harus menggunakan merk tertentu. Sekolah pun harus berlabel internasional. Semua itu untuk fisik dan IQ anak!

Bagaimana dengan kebutuhan psikis, mental, emosi dan spiritual anak?

Banyak anak yang sukses sekolah dan karirnya, tapi gampang tersinggung serta tak tahan tekanan. Banyak anak yang sesungguhnya berpotensi meraih sukses, tapi tak percaya diri sebab memiliki konsep diri negatif.

BUKAN KARENA ANAK ANDA DUNGU. Orangtua hanya belum mampu menemukan titik potensi hebat dalam diri anak.

 

Pelatihan ini akan diadakan pada 8-9 AGUSTUS 2020 berlokasi di Sofyan Hotel Cut Meutia Jakpus.

Biaya investasi sebesar Rp 3.700.000 untuk tiap peserta.

*Spesial untuk Anda yang datang bersama pasangan cukup membayar Rp 6.700.000 saja (2 orang)

 

Bagaimana Cara Mendaftar?

Silahkan hubungi kami di nomor 0816 333 903 atau klik Petunjuk Pendaftaran untuk keterangan lebih lanjut.